Kalangan DPRD Kabupaten Blitar meminta Pemerintah Kabupaten
Blitar memperhatikan pembangunan sarana prasarana pertanian yang harus menjadi
prioritas utama.
Karena, di wilayah Kabupaten Blitar mayoritas saat ini masih
merupakan lahan pertanian dibandingkan sebagai lokasi untuk pemukiman.
Anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Fraksi PDI P Kabupaten
Blitar, Marheinis Urip Widodo, mengatakan melalui Musrenbang Kabupaten
Blitar tahun 2014 banyak dari masyarakat
mempertanyakan soal pembangunan sarana prasarana pertanian.
"Pembangunan sarana dan prasarana pertanian sangat
penting, sebab jumlah lahan pertanian di Kabupaten Blitar cukup besar,"
kata Marheinis Urip Widodo.
Lanjut Marheinis Urip Widodo, dalam Musrenbang meskipun
usulan pembangunan fisik masih juga mendominasi usulan yang masuk dalam
musrenbang, namun ada yang perlu segera di tindak lanjuti dan patut untuk di
agendakan tahun 2014 mendatang, diantaranya pembangunan fisik untuk pembenahan
sarana prasarana pertanian.
"Misalnya irigasi pertanian yang sudah banyak yang
rusak, jalan di sawah yang perlu pembenahan agar pengangkutan hasil pertanian
bisa lancar," jelasnya.
Atas keinginan masyarakat tersebut pihaknya sangat mendukung
untuk membenahi sarana prasarana pertanian karena dinilai sangat penting dan
menyangkut kepentingan petani.
"Selain mempertimbangkan fasilitasi pada bidang
pertanian, hal ini juga menyangkut dampak perekonomian di masyarakat,"
ujarnya.
Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Blitar, Mangantas Lomban
Tobing, mengakui jika usulan dalam musenbang yang masuk dalam musrenbang banyak
yang mengarah ke Pembangunan fisik.
"Semuanya di tampung dan akan di lihat urgen tidaknya,
termausk usulan fisik untuk sarana prasarana Pertanian. Namun juga akan
disesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkab Blitar," kata Mangantas
Lomban Tobing.
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.